Rabu, 27 April 2011

Inilah Bedanya Pemenang dan Pecundang Pelaku Internet Marketing

"the winner"Salam sejahtera untuk semua. Seringkali kita tercengan dan berdetak kagum dengan para pelaku bisnis internet yang penghasilannya mencapai ribuan dollar. Ibarat seorang penghipnotis yang mampu membuat anda mengikuti apa yang mereka perintahkan. Begitu juga dengan yang tejadi di Indonesia, para pelaku bisnis internet sukses meraup puluhan juta hingga ratusan juta per bulan. Saya tidak kagum dengan apa yang mereka peroleh, tapi saya kagum dengan perjalanan mereka menuju sukses yang mereka capai hari ini.

GILA….! Itulah mungkin yang muncul dibenak para pembaca surat penawaran yang mereka luncurkan, menampilakn bukti-bukti penghasilan yang mampu menghipnotis mau pun membuat orang curiga berat kepadanya.

Perlu kita garis bawahi di sini, setiap metode atau trik yang mereka gunakan pasti berasal dari yang sederhana. Kemudian mereka berhasil mengemas ide sederhana mereka menjadi trik yang luar biasa. Percayalah, tidak ada yang instant! (Maaf jika anda kecewa dengan fakta internet marketing). Sadarlah kawan-kawan, tidak ada pertunjukan Magic di dunia bisnis internet. Tidak ada trik di dunia bisnis internet yang bisa membuat kita kaya mendadak dalam hitungan detik, menit, jam, hari, minggu, bulan atau tahun.

Mereka yang sukses (dalam bidang apa pun) adalah mereka yang selalu menggali potensi diri dengan menggunakan prinsip-prinsip sederhana yang sebenarnya hampir semua orang mengetahuinya. Jika memang demikian, mengakapa mereka berhasil sukses sedangkan (mungkin) kita tidak. Tanyalah pada diri anda sendiri, jika mereka bisa sukses dengan ide dan trik sederhana dan kita pun mengetahu, mengapa kita tidak? Itu artinya, janganlah lihat hasil tapi proses yang mereka lakukan selama ini. Mereka berhasil meninggalkan kita untuk meraih dan memaksimalkan potensi diri dan membuat semua orang tercengang.

Saya yakin, anda pasti tahu orang-orang sukses yang bergerak di internet marketing. Seiring dengan kesuksesannya tanpa kita sadari ternyata telah lahir 3 kubu:

  1. Kubu yang mau mencoba melakukan hal yang sama, berinovasi, tekun, sabar, serius, dan mau benar-benar belajar mengikuti apa yang para marketer sukses tunjukan.
  2. Mencemoohkan dan menganggapnya sebagai seorang penjual mimpi. Ketika mereka membongkar triknya, kubu ini akan bereaksi, “Idih cuma seperti ini toh caranya, kalo cuman gini doang mah gua juga bisa EN gua juga udah tau kalee dari dulu.” dan ada juga yang bereaksi, “Apa sih istimewanya yang Loe kasih, ga ada… ga ada yang istimewa… dan sedikit pun tak merubah keadaan”
  3. Diam tanpa kata (Bukan D’Massive loh). Kubu ini hanya melirik dan mengabaikannya begitu saja dan mengatakan “Ga mungkin!”

Sebelumnya maaf, jika saya tanya kepada anda, “kira-kira anda masuk ke kubu yang mana?” Monggoh, Anda nilai diri anda sendiri, inilah yang dinamakan test dan tolak ukur akan kesuksesan pada diri kita. Tanyakan seberapa banyak waktu luang yang anda curahkan untuk menggapai mimipi anda? Apakah hanya diam? Atau bersikap negatif?

Dari 3 kategori di atas terlahirlah 2 kubu besar yang sebenarnya: “Pemenang” dan “Pecundang”

Mereka sama-sama datang dari berbagai latar belakang, berbeda tingkat pemahaman bahkan usia. Tapi mereka yang tampil menjadi pemenang memiliki satu persamaan. Sekali lagi, saya pribadi tidak bangga dengan yang mereka hasilkan, saya juga tidak kagum dengan yang mereka peroleh, tapi saya kagum dengan 1 hal yang menjadi persamaan dari mereka, “Mereka Mau Tampil sebagai PEMENANG”

Sebagian lainnya tampil sebagai “Pecundang”, kebiasaannya menjatuhkan mereka yang mau belajar untuk menjadi pemenang, sibuk menjelek-jelekan mereka yang sudah awal tampil sebagai “pemenang“. Nyaris tak ada sesuatu yang mereka lakukan yang membuat mereka bisa menjadi lebih kaya dan sukses seperti yang mereka impikan. Mereka sibuk denga mempersulit diri, mereka sibuk dengan perasaan iri dan dengki, dan mereka sibuk dengan impian menemukan jalan pintas dan cara-cara yang instan. Tak heran jika maraknya pembajakan, penjualan produk liar, dan obrolan yang menjatuhkan. Bagaiamana mungkin IM Indonesia akan maju dan berkembang jika para pelakunya bermental sedemikian awutnya.

Mari sejenak kita merenungkan arti sebuah perjuangan. Sekarang, bukan nanti! Gali potensi diri mulai sekarang, jadilah pemenang jangan mau jadi pecundang. Hindari mereka yang terlalu sibuk mengurusi orang lain dan membuat kita tidak berkembang. Dekati mereka yang sukses, yang selalu berbagi dengan anda, tersenyum dan memiliki itikad baik untuk mau membatu anda mencapai titik kesuksesan yang anda inginkan.

Maaf, mungkin bahasa saya terlalu kasar. Tapi justru saya harap kita semua sadar. Saya hanya ingin menegur diri saya sendiri dan mengajak anda merenungkannya bersama-sama. Mari kita belajar dan menerapkan prinsip-prinsip para pemenang dan mengambil ACTION UNTIL RESULT… Ingat, “No Action nothing happen, take action miracle happen…!” Jadi, lakukanlah… :-)

Saya menulis ini hanya ingin berkontribusi sebagai renungan bisnis internet marketing menjelang akhir tahun, mari kita sambut akhir dan awal tahun baru nanti menjadi lebih baik dan maju dalam menjalankan bisnis Anda. Sekali lagi, “Saya tak ada maksud menggurui siapapun!” Saya harap niatan baik ini berguna untuk kita semua. Titik!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar